Thursday, January 12, 2017

Pemanfaatan Traffic View Google Maps sebagai Indikator Kemacetan Jalan pada Papan Penunjuk Jalan untuk Terwujudnya Smart City Indonesia

  No comments
Smart City Indonesia merupakan salah satu proses perwujudan seluruh individu maupun instansi untuk menjadikan kota-kota di Indonesia memanfaatkan pengaplikasian aspek teknologi untuk menjadikan kota yang lebih berkualitas dan mengefisienkan energi konsumsi. Pemanfaatan Smart City Indonesia terbilang masih kurang dibanding negara-negara maju yang lain. Menurut Santander (Spain), Konsep Smart City dapat dilihat dari berbagai aspek diantaranya, Energy Efficiency, Waste Management, Water Management, Citizens Apps/Human Sensors, Traffic Control, dan lain-lain. 

Smart City Concept – Santander (Spain)

Berdasarkan acuan pada Konsep Smart City oleh Santander (Spain) diatas, pengaplikasian teknologi informasi untuk terwujudnya Smart City Indonesia masih sangatlah kurang. Fasilitas yang telah diterapkan mungkin hanya sekedar Free Public Wifi  yang itupun masih sangat minim dan ada hanya pada beberapa titik perkotaan saja.

Selain Free Public Wifi, salah satu indikator smart city oleh Santander (Spain) diatas adalah Traffic Control. Traffic Control adalah suatu sistem yang digunakan pada suatu jalan untuk mengontrol lalu lintas supaya lebih efisien dan berkualitas. Salah satu pemanfaatan Teknologi Informasi untuk aspek Traffic Control adalah aplikasi berbasis web Google Maps oleh Google. 

Google Maps merupakan salah satu produk bersasis web, android, maupun ios yang populer besutan raksasa teknologi Google yang pada dasarnya hanya berupa aplikasi peta dunia digital. Namun ditangan kreatif Google, aplikasi yang telah di pasang 1 sampai 5 milliar orang di Google Play Store ini diinovasikan oleh Google dengan berbagai fitur bermanfaat. Nilai suatu tempat (Rating), Direction, dan berbagai tampilan peta merupakan sebagian dari kekreatifan Google. Salah satu inovasi Google adalah berbagai macam tampilan peta mulai dari tampilan peta digital biasa, Street View, Sattellite View, Traffic View, Terrain View, hingga tampilan Google Earth. 

Traffic View Google Maps - ITS Surabaya

Traffic View pada Google Maps adalah sebuah tampilan peta biasa dimana Google menambahkan sebuah tampilan informasi lalu lintas disetiap rute jalan kepada pengguna seluruh dunia. Traffic View memberikan informasi secara realtime terkait kemacetan di jalan dengan indikator warna yakni Hijau untuk lalu lintas lancar, Orange untuk lalu lintas sedang atau kurang lancar, dan Merah untuk lambat atau macet. Para pengguna jalan dapat mengaplikasikannya sebelum berpergian untuk mencari jalan alternatif mana yang harus ditempuh untuk memperoleh lalu lintas yang lebih lancar. 

Google Maps memberikan pengguna jalan sebuah solusi untuk menentukan rute yang lebih baik secara realtime. Namun pengguna diharuskan melihat Google Maps untuk memilih rute yang lebih lancar. Dengan demikian keselamatan pengendara akan menjadi taruhannya. Terkait kecelakaan lalu lintas Indonesia menjadi negara urutan pertama menurut data Global Status Report on Road Safety yang dikeluarkan WHO. Di Indonesia sendiri tercatat jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 120 jiwa per harinya. 

Ilustrasi pengintegrasian Traffic view dengan Papan Penunjuk Jalan

Untuk mewujudkan Smart City Indonesia terkait traffic control, instansi pemerintah dapat memasang aplikasi Google Maps di setiap percabangan jalan dalam artian mengintegrasikan fitur traffic view dengan sebuah papan penunjuk jalan. Sehingga setiap pengendara dapat terfokus pada jalan dan dapat melihat secara realtime keadaan lalulintas jalan yang akan ditempuhnya dan menentukan rute terbaik melalui indikator traffic view dipenunjuk jalan. Dengan demikian, lalu lintas dapat teratur dan lebih berkualitas secara otomatis melalui individu pengguna jalan.

No comments :

Post a Comment